Menjelang Lebaran! Informasi Diskon Tarif Tol Trans Jawa Terkini Akan Diperpanjang Hingga Lebaran


Lebaran di Indonesia selalu identik dengan yang namanya mudik. Ya. Mudik ini sudah dijadikan acara ritual tahunan bagi masyarakat Indonesia, dimana mereka yang tinggal di kota atau tempat kerja, akan berbondong-bondong melakukan pulang kampung untuk merayakan lebaran bersama keluarga besar di kampung halamannya. Sehingga tidak heran, kalau banyak orang jauh-jauh hari yang sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk mudik. Baik itu biaya mudik, barang-barang yang akan dibawa, perbekalan, dan lain sebagainya. Bagi mereka yang akan mudik dengan menggunakan kendaraan darat, seperti mobil pribadi, bus, maupun layanan travel. Kali ini ada kabar baiknya, terutama bagi anda yang mudik ke daerah-daerah di pulau Jawa. Karena saat ini sudah dioperasikan Tol Trans Jawa, sehingga perjalanan mudik akan semakin mudah dan lancar. Bukan hanya itu, diskon tarif tol juga akan diperpanjang hingga lebaran, sehingga nantinya anda yang akan mudik dengan melewati Tol Trans jawa ini, masih akan mendapatkan potongan harga tarif jasa tol.

Pemerintah, dalam hal ini Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memprediksikan bahwa diskon tarif Tol Trans Jawa akan diperpanjang hingga Lebaran nanti. Pada awalnya pemberlakukan diskon tarif Tol Trans Jawa ini akan berakhir pada 21 Maret 2019, artinya hanya berlaku 2 bulan sejak diberlakukan pada 21 Januari 2019 yang lalu.

“Masa perpanjangan diskon 2 bulan atau berapa itu.(Sampai Lebaran) mungkin,” katanya saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (25/3/2019).

Basuki juga menjelaskan bahwa Tol Trans Jawa terkini dibangun dalam rentang waktu berbeda-beda dal tersebut membuat investasi pembangunan masing-masing ruas beragam. Akhirnya, tarif yang ditetapkan juga berbeda-beda.

“Banyak BUJT-nya (Badan Usaha Jalan Tol). Pembangunannya tidak dalam satu tahun. Jadi kalau misalnya yang Jakarta-Cikampek, satu km Rp.200, Cipali satu km Rp.700, yang makin baru Rp.1.100-Rp.1.500. Jadi ini yang harus dihitung terus,” ujarnya.

“Waktu pembangunan beda-beda, sehingga investasinya beda-beda, sehingga hitungan per km beda-beda. Ini yang masih dibicarakan antara BUJT itu,” tambah Basuki.

Bahkan sebelumnya Direktur Operasi II Jasa Marga, Subakti Syukur mengatakan, bahwa pihaknya belum bisa menentukan masa berlaku diskon tarif tol ini sampai kapan. Walaupun begitu, jika rumusan formula perhitungan pembayaran baru sudah rampung dikaji, maka diskon akan langsung dicabut.

“Kemudian BUJT (Badan Usaha Jalan Tol) perlu duduk lagi untuk mensinkronisasikan sistemnya. Tadinya kan du bulan waktu studi, kita masih belum menghasilkan karena traffic-nya masih berubah-ubah,” ungkap Subakti.

Selain itu, beliau juga mengatakan sebetulnya semua badan usaha sudah memiliki kesepakatan bulat mengenai tarif tol. Akan tetapi, nominalnya masih belum matang untuk disebutkan. Pada saat ini, pemberlakukan tarif ruas Jalan Tol Trans Jawa dibarengi dengan pemberian diskon tarif sebesar 15%. Diskon tarif tol ini diberikan kepada para pengguna jalan tol jarak terjauh dalam satu cluster di cluster II, cluster III, dan cluster IV (barrier to barrier).

Memang pada saat ini pemerintah sedang menggalakan untuk membangun infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia. Salah satunya adalah jalan Tol Trans Jawa ini. Dengan adanya infrastruktur yang baik, tentunya akan mempermudah segala aktivitas masyarakat, terutama soal mudik. Dengan adanya Tol Trans Jawa, masyarakat yang akan mudik akan menjadi lebih mudah dan cepat. Mungkin itu saja informasi kali ini semoga ada guna dan manfaatnya.

bahan bacaan : https://www.jokowi.link/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *